Juli 15, 2020

Fintech, Penggunaan Teknologi di Bidang Keuangan

Teknologi saat ini memiliki peran yang amat penting bagi kehidupan kita sebagai manusia. Selain itu, teknologi juga semakin berkembang dengan pesat.

Bukan hanya di bidang teknologi saja, namun juga merambat hingga ke bidang-bidang yang lain, tak terkecuali finansial.

Yuk Mengenal Fintech Lebih Dalam

Berkat adanya teknologi, berbagai aktivitas finansial bisa dilakukan dengan lebih mudah dan praktis sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga.

Seperti misalnya transaksi melalui smartphone, membayar dengan e-money, bahkan melakiukan investasi, semuanya bisa dilakukan dengan mudah.

Mungkin kamu tidak sadar, namun fintech merupakan bagian-bagian dari hal tersebut.

Fintech sendiri merupakan singkatan dari Financial Technology, yaitu penggabungan antara teknologi dan sistem finansial atau keuangan.

Menurut National Digital Research Centre (NDRC), Fintech merujuk pada inovasi dalam bidang jasa finansial atau inovasi finansial yang diberi sentuhan teknologi modern.

Namun, Bank Indonesia mendefinisikan financial technology sebagai hasil gabungan antara teknologi dan jasa keuangan, yang mengubah model bisnis dari konvensional menjadi moderat.

Berkat adanya pemanfaatan teknologi yang digabung dengan sistem finansial, fintech kini berhasil memberikan banyak manfaat di lingkungan hidup.

Lalu, apa saja sih manfaat Fintech?

1.Kemudahan Layanan Finansial

Salah satu manfaat yang ditawarkan oleh fintech adalah kemudahan layanan finansial, manfaat inilah yang paling terasa.

Coba bandingkann dengan beberapa tahun lalu sebelum adanya fintech. Kalian mungkin harus mendatangi mesin ATM terdekat atau teller di bank. Hal ini akan merepotkan dan memakan waktu.

Namun, hal ini bisa disederhanakan berkat kehadiran fintech. Kini, kalian bisa melakukan transfer uang hanya melalui smartphone.

Bahkan, beberapa layanan fintech juga memungkinkan kamu untuk membayar berbagai tagihan bulanan.

2.Membantu UMKM Mendapatkan Modal Usaha Dengan Bunga Rendah

Sebelum kemunculan fintech, mayoritas pelaku UMKM di Inodnesia mengandalkan pinjaman bank untuk mendapatkan modal usaha.

Pinjaman bank biasanya memiliki bunga yang cukup tinggi, belum lagi prosedur dan persyaratannya yang cukup rumit.

Fintech merupakan solusi terbaik untuk membantu memajukan UMKM. Saat ini, sudah ada banyak penyedia layanan fintech di Indonesia yang menawarkan pinjaman modal usaha dengan bunga relative lebih rendah dibandingkan dengan bunga bank.

Sistem ini disebut juga peer-to-peer (P2P) lending, yaitu sebuah praktik berbasis online platform yang mempertemukan pelaku UMKIM yang membutuhkan dana dengan orang-orang yang bersedia berinvestasi meminjamkan uang mereka.

3.Mendukung Inklusi Keuangan

Inklusi Keuangan merujuk pada akses terhadap lembaga keuangan masyarakat. Pada 2019, Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DKNI) menargetkan 75% inklusi keuangan.

Namun, sampai sekarang target tersebut baru tercapai 49%. Karena itulah pemerintah Indonesia menyusun kebijakan inklusi keuangan demi menggapai masyarakat yang berada di bagian bawah piramida ekonomi.

Fintech merupakan alternative solusi untuk membantu mencapai target inklusi keuangan tersebut. Biasanya, layanan fintech berbasis online sehingga bisa lebih mudah diakses selama siapapun memiliki jaringan internet.

Fintech sendiri memiliki banyak produk dan layanan yang bisa di manfaatkan. Namun, Bank Indonesia mebagi klasifikasi jenis fintech menjadi 4 jenis, yaitu:

1.Peer-to-Peer (P2P) Lending and Crowdfunding

P2P Lending merupakan marketplace finansial. Platform ini mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang bersedia memberikan dana untuk investasi.

Contoh penyedia layanan P2P Lending adalah Modalku, sedangkan Crowdfunding adalah KitaBisa.

2.Payment, Clearing, Settlement

Payment gateaway atau e-wallet merupakan kategori ini. Baik yang diselenggarakan oleh BI, seperti Kliring Nasional BI (SKNBI) ataupun pihak startup finansial lain seperti Xendit, Kartuku, dan Doku.

3.Manajemen Risiko dan Investasi

Biasanya, fintech menejemen risiko dan investasi hadir dalam bentuk aplikasi yang bisa kamu akses dari smartphone. Kamu hanya perlu mengisi data yang divutuhkan untuk bisa mengontrol keuangan.

4.Market Agregator

Kategori ini mengacu pada portal yang mengumpulkan ragam informasi terkait keuangan untuk disajikan pada pengguna.

Informasi bisa tentang tips keuangan, investasi, hingga kartu kredit. Diharapkan informasi yang didapat tepat sebelum mengambil keputusan keuangan.

Itulah info lengkap mengenai layanan fintech. Mana saja yang sudah kamu gunakan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *